skip to main |
skip to sidebar
Insomnia Hantui Generasi Muda

CHICAGO - Insomnia, atau gangguan sulit tidur, kini tak hanya menyerang orang-orang yang berusia lanjut. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh unit bisnis kesehatan Thomson Reuters mengungkapkan, insomnia akan terus menghantui generasi muda berusia di bawah 45 tahun.
Hal tersebut terlihat dari peningkatan konsumsi obat tidur oleh kalangan generasi muda sejak 1998 hingga tahun 2006.
"Insomnia, yang pada umumnya berhubungan dengan orang tua diperkirakan akan terus menghantui generasi muda," ujar Senior Vice-Presiden sebuah unit kesehatan milik Thompson Reuters� William Marder seperti dilansir Indiatimes, Senin (19/1/2009).
Studi tersebut mengungkapkan, penggunaan obat tidur di kalangan generasi muda meningkat sekira 50 persen. Hasil lain menunjukkan, generasi muda berusia 18-24 tahun merupakan kalangan yang paling sering menggunakan obat tidur.� Pada tahun 1998, jumlah peningkatan pengguna hanya berjumlah 599 pengguna per 100.000. Sedangkan pada tahun 2006, jumlah itu meningkat menjadi 1.524 per 100.000 pada tahun 2006.
"Sungguh sangat memprihatinkan melihat keadaan itu, di mana anak muda yang seharusnya kuat dan sehat kini banyak yang mengalami gangguan kesehatan," ujar seorang ahli di Kettering Hospital Sleep Disorder Center in Dayton, Ohio, Donna Arand.
Menurut Arand, kesulitan tidur yang dialami generasi muda banyak disebabkan karena pola tidur di usia tersebut banyak yang terganggu karena banyaknya aktivitas di kampus atau di sekolah yang menuntut mereka untuk tidur hingga larut malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar